Tuesday, July 4, 2023

Menulis Itu Jurus Jitu Menolak Tua

sumber: pixabay.com


Mungkin tidak banyak yang tahu jika cara menolak tua dapat dilakukan dengan menulis. Bukannya harus minum seabreg vitamin, atau ikut dalam klinik-klinik kebugaran

Memang, cara itu juga ampuh. Namun jika dikaitkan dengan tua dalam pikiran, jelas berbeda. Vitamin dan klinik kebugaran, yang digarap adalah sisik fisik atau jasmani.

Nah, kalau menulis yang digarap justru sisi rohani. Sisi yang paling dalam pada diri manusia. Karena menulis itu tidak mengenal batasan usia.


Lalu apa hubungannya menulis dengan urusan rohani?

Perhatikan baik-baik! Saat kita menulis, sebenarnya kita tengah melakukan olah rasa. Olah rasa beda dengan olah raga. Olah rasa itu mengolah sisi yang paling dalam pada setiap manusia.

Ketika seorang penulis menarikan jemarinya di atas kibod laptop atau pun gawai, itu tandanya pikiran mereka mulai menari. Menjelajah ke seluruh penjuru dunia, tanpa harus beranjak dari tempat duduknya.

Di sinilah sisi hebat seorang penulis. Ketajaman rasa yang mereka miliki, jauh melampaui apa yang dimiliki orang-orang biasa. Mereka mampu menjangkau relung-relung yang mungkin tidak tersentuh orang biasa.

Senjata apa yang mereka gunakan? Pikirannya. Wawasan mereka yang demikian luas, membuat mereka leluasa menjelajahi alam ini.

Maka jangan heran jika seorang penulis bisa bercerita dengan fasih tentang Korea, sementara mereka belum pernah ke sana. Menceritakan nikmatnya orang jatuh cinta, padahal dia sendiri jomblo.

Nah, inilah sisi-sisi kelebihan mereka. Sisi yang tidak semua orang miliki.

Semakin dalam seorang penulis menjelajahi dunia dengan jemarinya, maka semakin kuat daya ingat yang dimilikinya. Rasanya tidak ada seorang penulis yang mendadak pikun saat dia menulis. Pasti ada stimulus yang mampu membuatnya untuk muda terus.

Salam literasi!

 

Lembah Tidar, 4 Juli 2023

No comments:

Post a Comment

Ini Urusan Rasa, Enggak Ada Nilainya

  Duel seru timnas Indonesia vs Qatar di Piala Asia U-23 2024 (sumber: pssi.org) Dalam sebuah obrolan ringan saya sampaikan kalau sedang sed...