Sunday, July 2, 2023

Bikin Hidroponik Sederhana tapi Manfaatnya Top


Pernah denger yang namanya hidroponik? Pasti pernah dong. Hidroponik adalah model menanam dengan mengandalkan air sebagai medianya.

Hidroponik juga menjadi pilihan pas bagi kaum perkotaan. Maka sebagian orang menyebutnya urban farming. Dalam bahasa gampangnya bertaninya orang kota. Apalagi hobi satu ini bisa dilakukan di lahan sempit.

Permasalahan klasik yang sering muncul terkait dengan prasarana pendukungnya. Kalau rajin lihat di toko online, harganya lumayan juga. Udah gitu kalau udah bosen dianggurin. Rugi, kan?

Nah, tapi ada juga model hidroponik yang minimalis. Baik bahan maupun perawatannya.

Bahan yang dibutuhkan relatif tanpa modal. Lihat saja kaleng cat 5 kg, wadah nasi plastik yang sering untuk kendurian, arang sekam, dan benih kangkung.

Wadah cat dan wadah nasi, bisa kita cari di sekitar kita. Sedangkan arang sekam dan benih, beli di toko pertanian. Murah dan bisa digunakan berkali-kali. O, ya satu lagi nutrisi. Biar lebih subur tanamannya.

Cara Pembuatan:

Pertama, siapkan kaleng cat yang ada. Isi dengan sekitar 4 liter air. Jika mungkin air sumur, atau air PAM yang udah didiemin satu hari.

Kedua, siapkan wadah nasi beri arang sekam secukupnya. Upayakan agar arang sekam tidak terendam air yang ada.

Ketiga, taburkan benih kangkung pada arang sekam. Semprot arang sekam agar basah. Tujuan saat itu adalah untuk menyemai benih kangkung.

Keempat, biarkan benih tersebut semalam, sampai pecah menjadi kecambah. Jika itu terjadi maka bertani kangkung model hidroponik sudah siap dimulai.

Kelima, setelah itu biarkan akar kangkung menjulur ke bawah. Tugas kita hanya memastikan agar sekam tetap basah dengan menyemprotnya.

Perhatikan, jangan sampai arang sekam terendam. Harus ada jarak antara permukaan air dengan arang sekam. Akar kangkung nantinya akan menjulur ke air itu sendiri.

Setelah semua langkah selesai, tugas kita hanya memeriksa air yang ada. Tambah jika kurang. Selain itu, tambahkan nutrisi agar kangkung tumbuh subur.

Untuk melihat kebutuhan nutrisi, dapat dilakukan menggunakan TDS meter. Ada aturan berapa seharusnya kepekatan yang dibutuhkan.

Setelah 30 hari, kangkung bisa dipanen dengan cara dipotong. Batang yang tertinggal, nanti akan tunas lagi.

Nah, gimana gampang, kan? Tunggu apa lagi?


Lembah Tidar, 2 Juli 2023

 

No comments:

Post a Comment

Ini Urusan Rasa, Enggak Ada Nilainya

  Duel seru timnas Indonesia vs Qatar di Piala Asia U-23 2024 (sumber: pssi.org) Dalam sebuah obrolan ringan saya sampaikan kalau sedang sed...