Saturday, June 24, 2023

5 Hal Penting yang Harus Dilakukan agar Tabulampot Cepat Berbuah

Pernah dengar kan istilah tabulampot. Yah, tabulampot adalah akronim dari tanaman buah dalam pot. Ide tentang model menanam seperti ini tentu saja ada pertimbangan tertentu. Salah satu di antaranya, dan mungkin malah yang utama adalah ketersediaan lahan. Model-model perumahan di kota yang minimalis dengan halaman menjadi pertimbangan utama. Maka tidak heran jika tabulampot lebih banyak berkembang di lingkungan perkotaan. 

Satu hal yang juga menarik, fungsi utama tabulampot bukan untuk mengejar profit atau keuntungan dari hasil panen. Sebab jika dihitung segi ini pasti rugi. 

Sebab panen yang dihasilkan tidak seberapa. Tabulampot di lingkungan perkotaan pada akhirnya hanya menekankan pada segi estetika. Ada kepuasan tersendiri saat menyaksikan tanaman yang ada subur, lengkap dengan buah-buah yang bergelantungan. 

Namun apakah semua tabulampot mampu berkembang dengan optimal? Ternyata tidak. Banyak ditemukan tabulampot yang merana. Hidup segan, mati tak hendak. Nah, untuk mendapatkan tabulampot yang menawan dipandang, ada 5 hal perlu diperhatikan: 

Pertama, lakukan penyiraman dengan teratur. Idealnya dilakukan setiap pagi dan sore, pada musim kemarau. Namun saat musim hujan, penyiraman hanya kita lakukan saat media tanam kering saja. 

Hal penting yang harus diperhatikan dalam penyiraman adalah jangan terlalu banyak. Volume air yang terlalu banyak, justru akan membuat akar membusuk. Apalagi jika bagian pembuangan air di bagian bawah pot tidak berfungsi. 

Kedua, pemangkasan atau istilah kerennya prooning. Langkah ini sangat penting. Secara umum ada 3 tujuan pemangkasan pengendalian produksi, pemangkasan bentuk, dan peremajaan. 

Dalam aturan baku postur tanaman yang baik adalah 1, 3, 9. Artinya setiap batang primer, hanya boleh ada 3 batang sekunder. Demikian pula dalam 1 batang sekunder, hanya ada 3 batang primer. Jika hal ini dipatuhi, maka tanaman kita akan lebih bagus penampilannya. Selain itu saat berproduksi pun lebih merata.

Ketiga, tahap yang dilakukan adalah pemupukan. Pemupukan pada dasarnya memberi nutrisi bagi tanaman. Sebab dengan media terbatas, tanaman tidak leluasaa dalam mencari makanan. Pemupukan tahap pertama dilakukan sebulan sekali. Setelah itu dapat dilakukan 3 bulan sekali. Sangat disarankan untuk menggunakan pupuk organik. 

Keempat, pengendalian hama. Bagian ini menjadi bagian yang sangat penting. Banyak tabulampot harus tamat riwayatnya gegara hama. Maka patrol terhadap hama pun wajib dilakukan. Akan lebih baik jika mengatasi hama sedini mungkin. Baik terhadap tanaman itu sendiri, atau pun saat berbuah. Perlidungan terhadap buah yang mulai muncul, akan membawa buah tersebut masak pada waktunya.

Kelima, pergantian media tanam dan pot. Langkah kelima ini sangat jarang dilakukan. Sebab, dalam pandangan umum pemberian pupun sudah dianggap cukup. 

Namun perlu diingat bahwa pergantian media tanam dan pot punya tujuan lain. Pertama jelas memberikan tempat yang pas dengan postur tanaman. Kedua, saat itu pula dilakukan pengurangan terhadap akar-akar yang tidak penting. 

Selain itu pergantian media tanam, akan memberikan suasana baru bagu tanaman. Termasuk mendapatkan tanah yang gembur lagi. Nah, itu hal-hal penting terkait perawatan tabulampot. Jika itu dilakukan dengan rutin, dijamin tabulampot akan memberikan hasil panen yang memuaskan. 

 

Lembah Tidar, 24 Juni 2023

1 comment:

Ini Urusan Rasa, Enggak Ada Nilainya

  Duel seru timnas Indonesia vs Qatar di Piala Asia U-23 2024 (sumber: pssi.org) Dalam sebuah obrolan ringan saya sampaikan kalau sedang sed...